Sejarah SMKN 1 Pelepat Ilir

Pendidikan merupakan upaya untuk mencerdaskan masyarakat dan juga merupakan pilar utama dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia dalam upaya mencerdaskan masyarakat dan peningkatan suberdaya manusia, untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka Pada tahun2004.berdirilah Sekolah Mengah Kejuruan (SMK)  merupakan salah satu lembaga pendidikan kejuruan yang beroreantasi pada penyiapan lembaga kerja yang memiliki keterampilan kopentensi tuntunan dan dinamika pasar kerja dilingkungan masyarakat, bahwa sesuai dengan dengan Program Re-posisi atau Re-enginering dan Re-oerientasi sekolah kejuruan yang dititik beratkan pada reverensi orientasi pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat memiliki korelasi dengan program pendidikan berorientasi kecakapan hidup perlu mendapat apresiasi dengan diproyeksikan dalam program pendidikan yang diarahkan kecakapan hidup dari lembaga pendidikan khususnya SMK Negeri 1 Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Dengan intruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo berdirilah SMK Kecil yang berdampingan dengan SMP 3 Pelepat Ilir, yaitu cekal bakal menjadi SMK Negeri 1 Pelepat Ilir.

Pada Tahun2004 SMK Negeri 1 Pelepat Ilir membuka program study TKR ( Tehnik Kendaraan Ringan).    dengan 4 ruang kelas.  atas bantuan anggaran APBN yang terdiri 1 Satu Jurusan TKR ( Teknik Kendaraan Ringan ), Yang dikepalai oleh Bapak Ngadimin, BA.Sekaligus Kepala SMP Negeri 3 Pelepat Ilir. seiring waktu dan juga kebutuhan pendidikan yang lebih baik dan desakan masyarakat akan  pelayanan pendidikan yang memadahi maka tahun 2005/2006. Dilantiklah Kepala Sekolah depinitif, Yaitu Ir. Badaruddin dan sekaligus dimulai lagi pembangunan ruang kelas sebanyak 2 ruang dan  1 Ruang worshop  atas bantuan Anggaran Propinsi Jambi. dan pada tahun 2007 dibangun lagi ruang kantor,Ruang Kepala Sekolah dan Ruang Tata Usaha atas bantuan anggaran  daerah kabupaten Bungo dan pada tahun ini juga pertama kali SMK Negeri 1 Pelepat melulusan siswa sebanyak 42 siswa dengan tingkat kelulusan 47,50 %   . Pada tahun 2008 SMK Negeri 1 Pelepat Ilir mendapat bantuan lagi dari Anggaran APBN Pusat yang terdiri dari 4 Ruang Kelas dan pada tahun ini juga SMK Negeri 1 Pelepat Ilir menambah Jurusan AK ( Akuntasi ) AV ( Audio Vidio ) .dengan jumlah Siswa 360 Siswa.

Perkembangan SMK Negeri 1 Pelepat Ilir Kurun Waktu selama 12 Tahun

Berdirinya SMK Negeri 1 Pelepat Ilir adalah suatu  kebutuhan pendidikan yang sangat diharapakan  oleh Dunia pendidikan khusus masyarakat dilikungan Kecamatan Pelepat

Ilir. Dengan perkembangan yang sangat pesat dan animo masyarakat untuk menuntut ilmu di SMK Negeri 1 Pelepat Ilir, dengan perkembangan anak didik yang mencapai 500 Siswa suatu tantangan tersendiri oleh Guru-guru dan Staf tata Usaha dan Kepala Sekolah untuk lebih meningkatkan kemajuan dalam bidang Pendidikan dan juga berkerja sama dengan Dunia  Usaha dan Dunia Idustri /Pemerintah Daerah / Pusat .

Dengan perkembangan tehnologi dan semakin tingginya arus informasi tehnologi dan kebutuhann pembangunan   bagi perkembangan kemajuan pendidikan khusunya SMK Negeri 1Pelepat Ilir. lebih berbenah diri untuk mencapai kemajuan yang lebih baik dimasa depan sesuai dengan Proklamasi dan UU45. Ujud dari tindakan kemajuan yang akan dicapai, yaitu memeberikan kesempatan kepada Guru dan Staf Tata Usaha, mengikuti penataran dan pendidikan sesuai dengan displin pendidikan yang dimiliknya. 

Tujuan Pendirian SMK Negeri 1 Pelepat Ilir.   

Adapun tujuan didirikan SMK Negeri 1 Pelepat Ilir.

  1. Untuk menampung lulusan SMP yang akan dididik menjadi tenaga kerja dan wiraswastawan teknik yang professional, bertaqwa kepada tuhan YME, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mandiri, maju, tangguh , cerdas, kreatif, terampil, disiplin, mempunyai etos kerja yang kuat, bertanggung jawab, produktif, dan sehat jasmani maupun rohani.
  2. Mningkatkan dan menyesuaikan kemampuan sarana dan prasarana serta tenaga pengajar, administrasi, penunjang pengajaran sesuai dengan persyaratan yang berlaku dalam pengembangan IPTEK dan pembangunan nasional.
  3. Meningkatkan kemampuan mengajar agar proses belajar mengajar akan menjadi lebih baik dan lancer.
  4. Memantapkan organisasi pelaksanaan dan penunjang kegiatan belajar mengajar serta pengabdian dalam masyarakat.
  5. Pengembangan sekolah agar kondisi lingkungan mendukung dan kondusif, untuk proses belajar mengajar serta kegiatan lainya.

Meningkatkan kerjasama dengan berbagai instansi Pemerintan dan Swasta dalam rangka memperlancar penyelenggaraan proses belajar mengajar serta pengembangan sekolah.